Beranda / Berita / Menguasai Branding dan Video Komersial:...
Artikel 2 Menit Baca

Menguasai Branding dan Video Komersial: Langkah SMK Sriwedari Menuju Industri Kreatif Global

Bagikan:
Ukuran Font:
Menguasai Branding dan Video Komersial: Langkah SMK Sriwedari Menuju Industri Kreatif Global
Workshop intensif DKV SMK Sriwedari Malang membekali siswa dengan keahlian branding dan video komersial guna mencetak lulusan kompeten berstandar industri.

Di era ekonomi digital yang dinamis, kemampuan membangun identitas merek (branding) dan memproduksi konten visual yang persuasif menjadi kompetensi krusial bagi siswa Desain Komunikasi Visual (DKV). SMK Sriwedari Malang, melalui program Teaching Factory (Tefa), menyelenggarakan Workshop Branding Kreatif dan Pembuatan Video Komersial yang dirancang khusus mengikuti standar industri kreatif terkini. Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan upaya strategis untuk menyelaraskan kurikulum sekolah dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga siswa mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai jual tinggi dan estetika profesional.

Strategi Visual dan Esensi Narasi dalam Video Komersial

Workshop ini memberikan wawasan mendalam mengenai proses kreatif mulai dari riset audiens, perancangan logo, hingga teknik pengambilan gambar sinematik untuk kebutuhan iklan. Siswa diajak untuk memahami bahwa branding bukan hanya soal visual, melainkan tentang bagaimana membangun kepercayaan konsumen melalui narasi yang kuat. Dengan bimbingan praktisi ahli, peserta didik mempelajari alur kerja profesional yang mencakup aspek-aspek penting sebagai berikut:

  • Analisis target pasar dan pembuatan identitas visual yang konsisten dan ikonik.
  • Teknik storytelling dan penulisan naskah video komersial yang mampu menyentuh emosi audiens.
  • Proses produksi video dengan standar kualitas industri menggunakan peralatan modern di lab DKV.
  • Strategi distribusi konten digital untuk meningkatkan konversi dan kesadaran merek.
"Kreativitas tanpa eksekusi berstandar industri hanyalah sebuah ide; namun dengan kompetensi yang tepat, ia menjadi solusi nyata bagi dunia bisnis."

Melalui penguasaan materi ini, lulusan SMK Sriwedari Malang tidak hanya siap menempuh sertifikasi kompetensi BNSP/LSP, tetapi juga memiliki bekal kuat untuk mewujudkan konsep BMW (Bekerja, Melanjutkan, atau Wirausaha). Siswa didorong untuk menjadi kreator mandiri yang mampu membuka jasa agensi kreatif atau bergabung dengan perusahaan ternama setelah lulus. Inisiatif ini menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak talenta vokasi yang unggul, inovatif, dan siap menjawab tantangan industri kreatif di masa depan.

Tautan berita berhasil disalin ke clipboard!