Beranda / Berita / Merayakan Literasi: Bedah Buku Antologi...
Berita 3 Menit Baca

Merayakan Literasi: Bedah Buku Antologi Pentigraf "Teka-Teki Luna" Karya Guru SMK Sriwedari di Perpustakaan Kota dan Daerah

Bagikan:
Ukuran Font:
Merayakan Literasi: Bedah Buku Antologi Pentigraf "Teka-Teki Luna" Karya Guru SMK Sriwedari di Perpustakaan Kota dan Daerah
Dunia literasi Kota Malang kembali berdenyut meriah melalui kegiatan bedah buku yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Kota dan Daerah. Acara yang menjadi wadah apresiasi karya lokal ini terasa istimewa karena mengangkat karya nyata dari dunia pen...

Merayakan Literasi: Bedah Buku Antologi Pentigraf "Teka-Teki Luna" Karya Guru SMK Sriwedari di Perpustakaan Kota dan Daerah

Dunia literasi Kota Malang kembali berdenyut meriah melalui kegiatan bedah buku yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Kota dan Daerah. Acara yang menjadi wadah apresiasi karya lokal ini terasa istimewa karena mengangkat karya nyata dari dunia pendidikan, yaitu kolaborasi inspiratif antara guru dan siswa. Di sessi siang hari muncullah karya dari Bapak Musa Abadi guru SMKN 1 Malang, siswi siswi dari SMAN 1 Malang, Bu Nur dari SMK PGRI 7 dan yang paling penting adalah karya guru SMK SRIWEDARI Ibu Meike Indriyati,S.Pd,Gr.

Menyelami "Teka-Teki Luna", Potret Kehidupan Penuh Misteri

Buku yang menjadi sorotan utama dalam acara ini adalah sebuah antologi pentigraf (cerpen tiga paragraf) berjudul "Teka-Teki Luna" karya Ibu Meike Indriyati, S.Pd., Gr.

Buku ini memotret perjalanan hidup tokoh Luna yang digambarkan penuh dengan teka-teki dan lapisan emosi yang mendalam. Salah satu titik balik paling menarik dan memancing rasa penasaran pembaca adalah ketika Luna mengambil keputusan besar dalam hidupnya: memutuskan untuk tidak menikah. Pilihan hidup yang tidak biasa ini dikemas secara apik dalam format pentigraf yang padat, singkat, namun kaya makna, memperlihatkan kepiawaian sang penulis dalam meracik emosi hanya dalam tiga paragraf.

Dibedah dengan Tajam dan Hangat oleh Lilik Fatimah Azzahra

Acara bedah buku ini semakin hidup berkat kehadiran penulis kenamaan Kota Malang, Ibu Lilik Fatimah Azzahra, sebagai pembedah. Dengan gaya penyampaiannya yang interaktif, dan penuh empati, beliau mengupas tuntas struktur cerita, makna tersirat di balik pilihan hidup Luna, serta kekuatan teknik penulisan pentigraf yang digunakan oleh Ibu Meike.

Diskusi interaktif ini berhasil membawa audiens masuk ke dalam ruang batin sang tokoh, sekaligus memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana sebuah cerita pendek tiga paragraf mampu menyampaikan pesan sosial yang kuat.

Pesan Penutup yang Menginspirasi: Langkah Awal Menuju Karya

Menjelang akhir sesi, acara ditutup dengan sebuah closing statement yang sangat berkesan dan membakar semangat para pegiat literasi yang hadir:

"Tulisan yang bagus adalah tulisan yang selesai. Jangan pernah ragu kalau memulai sesuatu yang baru, dan jangan pernah berkata sulit karena sesuatu yang sulit akan menjadi mudah jika kita bisa menjalani tahapannya dengan baik."

Pesan ini menjadi pengingat berharga bagi siapa saja, khususnya para guru dan siswa SMK Sriwedari serta masyarakat umum, bahwa konsistensi dan keberanian untuk memulai adalah kunci utama dalam menaklukkan dunia menulis.

Semoga kegiatan ini terus menginspirasi lahirnya karya-karya hebat lainnya dari Kota Malang, membuktikan bahwa literasi adalah jendela masa depan yang digerakkan oleh tangan-tangan kreatif anak bangsa

DOKUMENTASI BEDAH BUKU 14 NOVEMBER 2026

Tautan berita berhasil disalin ke clipboard!